Jakarta, Humas BRIN. Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tri Mumpuni mengatakan, Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) sebagai wadah para peneliti diharapkan semakin memperkuat Indonesia melalui berbagai penelitian dan inovasi untuk menuju kemakmuran bangsa seperti yang dicita-citakan bangsa Indonesia. Hal ini dikatakan Tri Mumpuni dalam sambutannya pada gelaran HUT ke-8 Himpenindo, Jumat (29/10).

Menurut Tri Mumpuni, dengan adanya BRIN sebagai lembaga penelitian di Indonesia yang di dalamnya terdapat banyak peneliti di berbagai bidang, diharapkan akan meningkatkan jumlah penelitian dan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa. “Ada lima peningkatan empati peneliti Indonesia, yaitu Simpati dan penghiburan, Kebiasaan proposial, Kesejahteraan dan timbal balik, Pemberdayaan yang lemah, Demokratisasi seluruh aspek kehidupan,” ujar Tri Mumpuni.

Hal senada dikatakan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, Himpenindo sebagai oraganisasi para peneliti, diharapkan terus berkembang dan memberi kontribusi bagi negara. Masyarakat luas menunggu hasil-hasil penelitian dan inovasi yang dapat membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan bangsa.

“Semoga Himpenindo bisa terus berkembang menjadi besar dan semakin mampu berkontribusi dan memberikan manfaat bagi para anggotanya, masyarakat dan negara kita,” ujar Handoko.

Dia menambahkan, saat ini terjadi transisi kelembagaan, di mana BRIN telah mengeksekusi proses pengintegrasian lima entitas dari Kementerian/ Lembaga, yakni Kemenristek, BPPT, BATAN, LAPAN dan LIPI terhitung sejak tanggal 1 September 2021. Diharapkan proses mutasi para peneliti ke dalam BRIN pada tahap awal ini dapat selesai pada 1 Januari 2022.

Menurut Handoko, jabatan peneliti instansi pembina secara otomatis beralih dari LIPI ke BRIN. Demikian juga halnya dengan beberapa jabatan fungsional yang lain. “Saat ini BRIN menjadi instansi pembina dari 11 jabatan fungsional peneliti yang terkait dengan aktivitas riset dan inovasi. Sehingga memberikan peluang baru yang lebih terbuka, termasuk bagi Himpenindo,” terangnya.

Ketua Himpendo, Syahrir Ika menyampaikan bahwa, sebagai pelaksana BRIN dapat mengisi kegiatan penelitian, pengkajian, maupun penerapan ilmu pengetahuandan teknologi. “Kita adalah bagian dari kapal besar BRIN untuk menuju cita cita menjadi bangsa yang maju, adil dan makmur,” ungkapnya.

Syahrir Ika juga menyatakan, Himpenindo mendukung upaya upaya besar yang sedang di kerjakan oleh BRIN. “Himpenindo, sebagai organisasi profesi, bersama BRIN kita ciptakan kondisi menjadi pakar yang produktif. Penekanan terhadap Himpenindo Maju, Indonesia Jaya itu penting di perkenalkan dalam Mars Himpenindo yang memilik makna sangat dalam,” pungkasnya. (dr/ed:mtr, pur)