Bali – Gelombang radio dapat menimbulkan interferensi satu sama lain. Oleh karena itu, setiap peralatan elektronik harus dipastikan agar tidak menimbulkan emisi gelombang elektromagnetik yang dapat mengganggu peralatan lain. Disiplin ilmu yang mempelajari tentang hal ini adalah kompatibilitas elektromagnetik (electromagnetic compatibility – EMC) yang memiliki cakupan yang sangat luas dan diperlukan dalam semua bidang, seperti komunikasi, transportasi, kesehatan, elektronika, dan kelistrikan. Ilmu EMC juga terus berkembang seiring dengan diterapkannya teknologi baru seperti wireless charging, smart grids, electric vehicles, biosensor, dan sebagainya.

Untuk menjawab kebutuhan kegiatan penelitian EMC yang semakin berkembang, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengadakan seminar ilmiah dan desiminasi hasil kegiatan penelitian serta pameran di bidang kompatibilitas elektromagnetik berskala internasional dalam lingkup Asia-Pasifik yaitu “Asia-Pacific International Symposium on Electromagnetic Compatibility” (APEMC) tahun 2021. APEMC merupakan acara simposium internasional rutin yang diselenggarakan tiap tahunnya dalam lingkup Asia-Pasifik. Dikarenakan adanya pandemic COVID-19 , APEMC 2021 diselenggarakan di Indonesia dan dilakukan secara hybrid dimana peserta dari luar negeri bergabung secara online melalui aplikasi Zoom dan peserta lokal dapat datang langsung ke lokasi acara di Bali.

APEMC 2021 diselenggarakan oleh Pusat Riset Teknologi Pengujian BRIN yang salah satu bidang risetnya bergerak di bidang EMC.  Pusat Riset Teknologi Pengujian BRIN bekerja sama dengan beberapa institusi yakni Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Badan Standardisasi Nasional (BSN), dan PT Qualis Indonesia dengan didukung oleh University of Twente, Belanda. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama empat hari pada tanggal 27-30 September 2021 di Hotel Merusaka Nusa Dua, Bali.

BRIN sebagai institusi gabungan baru pemerintah yang mana statregi, tujuan serta target BRIN kedepannya berdasarkan standar penelitian global, menjadi sangat penting untuk membangun berbagai kolaborasi international, termasuk salah satu cakupan penelitiannya yaitu penelitian dan inovasi terkait EMC. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Mego Pinandito, menyampaikan dalam sabutannya, “Dengan adanya BRIN kita membuka lebih banyak kolaborasi yang tidak hanya inklusif  tetapi juga luas, termasuk melalui kegiatan APEMC ini.  Kita perlu berkolaborasi dengan mitra-mitra internasional guna mempunyai ekosistem riset yang tangguh untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Mego.

“Penelitian dan inovasi terkait EMC berperan penting dalam mengembangkan teknologi baru, material baru serta komponen lainnya. Banyak sektor yang menggunakan metode EMC testing untuk mengembangkan produk baru yang meliputi bidang transportasi, alat-alat kesehatan, peralatan rumah tangga elektronik, dan sistem komunikasi,” tutur Mego. Menurutnya APEMC 2021 menjadi momentum untuk mengangkat nama Indonesia dalam perkembangan ilmu EMC, mendorong lebih banyak lagi peneliti, akademisi dan industriawan Indonesia terlibat aktif dalam bidang EMC. Konferensi ini juga dapat membuka dan memperluas jaringan kerjasama antara komunitas EMC nasional dengan para ahli EMC International

Ketua dari International Steering Committee (ISC) APEMC, Prof. Mark Mifsud, mengatakan, “APEMC menjadi ajang pertemuan bagi akademisi, peneliti, perekayasa, dan industriawan di kawasan Asia Pasifik dan dunia untuk menampilkan riset-riset terbaru mereka di bidang EMC.” Simposium internasional ini terdiri dari plenary session, pelatihan (workshop & tutorial), dan sesi presentasi pararel dimana para peserta mempresentasikan hasil penelitian mereka yang berkaitan dengan EMC. APEMC 2021 menerima dan mempresentassikan 203 makalah yang berasal dari 33 negara. Dalam plenary session turut menghadirkan pembicara yaitu Prof. Alistair Duffy, Direktur IEEE Electromagnetic Compatibility Society dengan topik “EMC and the Climate Emergency” dan Reza Septiawan, peneliti Pusat Teknologi Elektronika BRIN dengan topik “EMC Mitigation in Safety of Electronics and Environment”. (whp)