Jakarta – Humas BRIN, Plt. Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra Badan Riset dan Inovasi Nasional (OR ARBASTRA – BRIN), Herry Jogaswara, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid, dalam rangka menjalin kerja sama tentang pentingnya bidang arkeologi, bahasa, dan sastra untuk menguatkan penelitian berbasis ilmu pengetahuan di Jakarta (21/03).

Dalam audiensi ini yang dilaksanakan secara hybrid, Kepala OR ARBASTRA BRIN menyampaikan bahwa diperlukannya kerja sama antara BRIN dengan Kemendikbudristek. “Melalui pertemuan ini diharapkan memperkuat kolaborasi riset dengan eksekusi kebijakan di dalam beberapa program yang ada,” ujarnya.

Herry menyebutkan, perlu adanya basic research yang sangat membantu dalam penentuan arah kemajuan kebudayaan agar dapat diambil kebijakan yang sesuai. “Selanjutnya, perlu langkah lebih lanjut, untuk melakukan pelestarian terhadap situs sejarah dari sisi arkeologi, bahasanya dan budayanya,” imbuhnya. 

Herry juga menerangkan, OR ARBASTRA memiliki 2 rumah program yang dapat menjadi acuan dalam melakukan kegiatan. Rumah program tersebut berisi cluster  Peradaban Nusantara dan cluster Identitas Bangsa yang bisa dijadikan acuan dalam melakukan kegiatan ke depan.

Dalam kesempatan yang sama Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid menyampaikan bahwa peninggalan arkeologi yang banyak mempunyai cerita. “Banyak peninggalan arkeologi yang belum diceritakan secara menyeluruh, padahal sudah banyak hasil riset yang dihasilkan,” ungkapnya. “Perlu dikeroyok dengan konsep kerja berbasis bukti/eviden base melalui kerjasama antara Kemendikbudristek-BRIN-Pemda,” tambah Hilmar.

Dirjen Kebudayaan menyambut baik rencana kerja sama ini. Menurutnya, kerja sama diperlukan untuk meningkatkan penelitian, pengembangan, dan kebijakan para pemangku kepentingan agar peradaban dan pelestarian budaya dapat terjaga dengan baik dan sejalan dengan kebijakan yang akan diambil.  Kerja sama yang dilakukan diharapkan disesuaikan dengan program yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, secara rinci pada tahun berjalan. 

Turut hadir dalam audiensi dengan Dirjen Kebudayaan adalah Plt. Kepala PR Arkeologi Lingkungan, Maritim, dan Budaya Berkelanjutan, Marlon Nicolai Ramon Ririmasse, Plt. Kepala PR Arkeologi Pra Sejarah dan Sejarah, M. Irfan Mahmud, Plt. Kepala PR Riset Arkeometri, Sofwan Noerwidi, Plt. Kepala PR Preservasi Bahasa dan Sastra, Katubi, Plt. Kepala PR Manuskrip, Literatur dan Tradisi Lisan, Sastri Sunarti, Plt. Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama, Mila Kencana, Kepala Arkeolog Sumatera Selatan, Wahyu Rizky A., Koordinator Kerja Sama Dalam Negeri, Mayrianti Annisa Anwar. (maa/ ed: mk)

Sebarkan