SIARAN PERS
BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL
Nomor : 135/SP/HM/BKPUK/IX/2021

Observatorium Nasional Timau yang dikelola oleh Balai Pengelola Observatorium Nasional (BPON) Organisai Riset (OR) Penerbangan dan Antariksa BRIN di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur telah memulai aktivitasnya. Pada akhir tahun 2019, 2 teleskop optik berdiameter 50 cm telah dikirimkan ke BPON dan satu diantaranya telah terpasang permanen di dalam kubah. Pada tahun 2020, meski belum difungsikan secara penuh, teleskop 50 cm telah digunakan dalam sejumlah pengamatan dengan hasil yang cukup baik.

Dalam Focus Group Discussion Observatorium Nasional yang diselenggarakan di bulan November 2020, muncul usulan untuk melakukan pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas pengamatan secara utuh, dimulai dengan teleskop 50 cm. Kemampuan SDM, baik internal maupun eksternal BRIN, perlu ditingkatkan dalam konteks operasional dan pemanfaatan teleskop tersebut.

Rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapabilitas SDM dalam operasional dan pemanfaatan teleskop perlu direncanakan dengan seksama. Untuk memperkenalkan dan memanfaatkan teleskop tersebut, maka Pusat Riset sains dan Antariksa OR Penerbangan dan Antariksa BRIN akan mengadakan Bimbingan Teknis Operasional Teleskop 50 cm di Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai Senin-Rabu, 27-29 September 2021 secara luring dan daring. Calon peserta dapat mendaftar melalui bit.ly/reg-bimtek-teleskop50.

Tujuan dari kegiatan Bimtek untuk meningkatkan kemampuan SDM (internal dan eksternal BRIN) dalam operasional, pemanfaatan, perawatan, dan pengembangan teleskop optik 50 cm, serta merumuskan strategi teknis dalam konteks manajemen fasilitas observatorium secara utuh.

Hadir sebagai pembicaca dalam acara Bimtek ini:
1. Dr. Hakim L. Malasan, dari Observatorium Astronomi ITERA Lampung, dan Program Studi Astronomi, FMIPA ITB dengan topik tentang Sistem Pengamatan Astronomi: Teleskop Detector Analisator.
2. Evan Irawan Akbar,M.Si dari Program Studi Astronomi, FMIPA ITB tentang, Desains dan Implementasi Sistem pengamatan robotik.
3. Asep Rosana dari Imah Noong tentang,Perawatan teleskop, detektor, dan analisator.

Peserta Bimtek terdiri dari Peneliti/Perekayasa BPON Kupang dan Pusat Riset Sains Antariksa, mitra akademia dari ITB, Universitas Nusa Cendana, serta mitra akademia lainnya dari berbagai Lembaga perguruan tinggi, mahasiswa UNDANA dan peserta dari beberapa instansi lainnya.

Observatorium Nasional Timau yang masih dalam proses pembangunan ini berlokasi di Gunung Timau, Kabupaten Kupang – NTT yang ditujukan untuk pengembangan riset keantariksaan dari pengamatan di wilayah Timur Indonesia.

Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan
Badan Riset dan Inovasi Nasional

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Ir. Jasyanto, M. M, Pranata Humas Ahli Madya (08111735071).
Sumber: https://www.lapan.go.id