Jakarta – Humas BRIN. Guna mendukung peningkatan kebijakan berbasis riset atau evidence-based policy di Indonesia maka diperlukan sinergi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan berbagai pihak. Hal ini bertujuan agar peran BRIN sebagai konsultan kebijakan dari berbagai kementerian/lembaga di Indonesia dapat berlangsung dengan efisien dan efektif.

Salah satu dukungan untuk bersinergi diterima BRIN dari Masyarakat Kebijakan Publik Indonesia (MAKPI). Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengungkapkan kegembiraannya atas dukungan dari MAKPI ini. Pihaknya mempersilakan MAKPI untuk dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan kedeputian relevan yang ada dalam organisasi BRIN.

Sementara itu, Ketua Umum MAKPI Riant Nugroho menyampaikan bahwa tugas negara yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 sesungguhnya dapat semakin cepat terwujud apabila lahir pemimpin-pemimpin yang dapat menghadirkan berbagai kebijakan publik yang cemerlang di Indonesia.

“Dan inilah persis misi keberadaan kami. Dalam hal ini MAKPI secara rutin juga menghasilkan policy brief, yang dapat diakses melalui situs web MAKPI ( https://makpi.or.id/policy-brief/ ),” ujarnya saat audiensi  pengurus MAKPI dengan jajaran pimpinan BRIN, Jumat (13/5).

Peneliti Senior BRIN yang juga sekaligus Wakil Ketua Umum MAKPI, Agus Fanar Syukri mengungkapkan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Kepala BRIN dengan mengagendakan eksposur MAKPI tentang Good Public Policy kepada para pimpinan BRIN yang lebih luas. Sinergi awal antara MAKPI dan BRIN ini diharapkan dapat berkelanjutan dengan berbagai aksi konkret untuk mencapai cita-cita dan tujuan bersama. (JA/ ed: aps)

Sebarkan