Jakarta-Humas BRIN. Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintah, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat (OR TKPEKM) BRIN, Agus Eko Nugroho, optimis Indonesia dapat segera keluar dari krisis pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Agus Eko Nugroho, saat memberikan sambutan pada webinar Menuju Lomba Karya Ilmiah Stabilitas Sistem Keuangan (LKISSK) 2022, di Jakarta, Jumat (01/04).

Webinar terselenggara atas kerja sama BRIN melalui OR TKPEKM dengan Departeman Kebijakan Macroprudensial Bank Indonesia (BI), sebagai rangkaian lomba karya ilmiah. Tema yang diangkat yaitu Inovasi, Assessment, dan Kebijakan dalam Rangka Mendorong IIntermediasi dan Menjaga Ketahanan Sektor Keuangan.

Menurutnya, pandemi Covid-19 memiliki implikasi yang sangat luar biasa, terhadap ekonomi Indonesia ke depan. “Ini merupakan momen yang sangat penting, bagaimana kita mampu keluar dari pandemi Covid-19. Bisa keluar dari krisis ketidakpastian, dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” lanjutnya. Bagi BRIN, ini merupakan kesempatan yang baik, untuk ikut mendukung, dan berpartisipasi pada kegiatan LKISSK 2022.

Ke depan, kata Agus, tantangan itu akan semakin berat, sehingga dibutuhkan pemikiran-pemikiran dari semua pihak. Semua cendekiawan, akademisi, peneliti, diharapkan dapat berkontribusi. “Bagaimana memperkuat fasilitas sistem keuangan, atau macroprodensial kita,” tuturnya.

“Bagaimana kita mampu keluar, dari dampak yang dihasilkan dari pandemi Covid-19 ini. Sehingga dapat menuju recovery yang bagus, dengan meminimalisir dampak permanennya,” ujar Agus.

Sebagai lembaga litbang, BRIN menyambut baik dan berharap, agar semua sivitas dapat berkontibusi pada lomba karya ilmiah ini. “Semua ini menjadi pemikiran yang mampu membawa kita, untuk keluar dari krisis pandemi Covid-19. Recovery yang secepatnya, menuju kepada pertumbuhan ekonomi yang baik,” imbuh Agus Eko mengakhiri sambutannya.

Webinar dilanjutkan dengan pemaparan, dan diskusi. Plt. Kepala Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN, Muhammad Soekarni, memaparkan tentang Dampak Covid-19 terhadap Rumah Tangga, UMKM, dan Lembaga Pembiayaan Mikro.

Sally Marintan Hutape dari BI menyampaikan materi, tentang Peran Kebijakan Makroprudensial dalam Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi. Dilanjutkan dengan pemaparan Eko Listiyanto dari INDEF, tentang Peluang dan Tantangan kebijakan RPIM dalam mendorong Intermeida dan Pemulihan Ekonomi. (arial/ed: ns)

Sebarkan