Yogyakarta – Kepala Bdan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko melakukan kunjungan kerja ke Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) yang berlokasi di Gunungkidul pada Sabtu (30/10). Dalam kunjungan kerja kali ini Handoko meninjau proyek pembangunan infrastruktur laboratorium Traditional Food GMP Facility yang berada di kawasan BPTBA Gunungkidul.

BPTBA sendiri memiliki tugas melakukan penelitian di bidang teknologi bahan alam. Pelaksanaan penelitian, pemanfaatan hasil penelitian, serta diseminasi hasil penelitian di bidang teknologi bahan alam merupakan fungsi yang diselenggarakan oleh BPTBA dalam melaksanakan tugasnya.

“Sejauh ini progres pembangunan laboratorium Traditional Food GMP Facility sudah cukup baik dan harus diselesaikan tepat waktu. Dengan selesainya pembangunan fasilitas ini nantinya akan menjadi ‘PR’ besar bagi teman-teman di BPTBA. Harapan kami semua fasilitas ini bisa mendukung kegiatan riset para peneliti khususnya di wilayah Gunungkidul sehingga dapat berkontribusi semakin besar untuk masyarakat Indonesia,” ujar Handoko.

Terdapat 4 (empat) gedung yang saat ini telah mamasuki tahap akhir pembangunan, yaitu: Gedung GMP (Good Manufacturing Practices) 2 lantai seluas 2.030 m2, Gedung In Vivo 2 lantai seluas 1.838 m2, Gedung Co-Working 3 lantai seluas 2.360 m2, serta Gedung Kimia 3 lantai seluas 2.768 m2.

Dalam kunjungannya ke Yogyakarta, Handoko turut didampingi oleh Plt. Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Prakoso Bhairawa Putera; Plt. Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan, Driszal Fryantoni; Plt. Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi, Yan Rianto; dan Plt. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Edy Giri Rachman Putra. (frd)

Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan
Badan Riset dan Inovasi Nasional