Jakarta – Humas BRIN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mengikutsertakan pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) 2021 ke ajang kompetisi ilmiah internasional Regeneron International Science and Engineering Fair (ISEF) 2022. Guna menyiapkan ajang kompetisi tersebut, diselenggarakan Workshop Persiapan ISEF yang diikuti 4 pemenang pertama masing-masing Bidang LKIR secara daring, Rabu (02/03). Regeneron ISEF yang merupakan ajang kompetisi ilmiah paling bergengsi di dunia dan diikuti oleh sekitar 1700 siswa dari 80 negara di dunia ini akan diselenggarakan secara hybrid di Atlanta Georgia pada tanggal 8-13 Mei 2022.

Dalam arahannya Plt. Deputi Sumber Daya Manusia Iptek, Edy Giri Rachman Putra, mengucapkan selamat kepada peserta workshop yang telah terpilih menjadi delegasi Indonesia di ajang Regeneron ISEF 2022. “Tidak semua siswa memiliki kesempatan bisa mengikuti ajang kompetisi ini. Hal ini merupakan kerja keras dari semuanya, dari siswa, guru pembimbing juga dari BRIN yang terus berusaha mematangkan karya untuk dibawa ke ajang yang lebih tinggi lagi,” ujar Edy.

 Workshop persiapan delegasi akan menjadi penting karena tidak hanya membina secara substansi riset namun menyiapkan sisi mental peserta untuk menghadapi  presentasi dan penjurian. “Tidak Semata-mata kemenangan yang dikejar tetapi bagaimana kita mencapai prestasi ini. Kalian bisa menjadi sebuah model atau contoh teladan bagi sekian juta siswa-siswa lain di Indonesia. Dan mudah-mudahan ini bisa mendorong semangat siswa-siswa yang lain untuk bersama-sama berprestasi khususnya di bidang riset dan inovasi dan nanti secara keseluruhan dapat mengangkat harkat dan martabat Bangsa Indonesia ke depannya,” tambahnya.

Direktur Manajemen Talenta, Raden Arthur Ario Lelono, melaporkan bahwa dalan ajang Regeneron ISEF 2022 BRIN di bawah ID Fair IDN001 akan membawa empat projek penelitian yang merupakan pemenang dari Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Tahun 2020 yaitu Parsa Nayyara (SMA Negeri 5 Surabaya) Pemenang Pertama Bidang IPH, Adinda Zahra Islami dan Fauziyyah Wisnuwardhani (SMA Negeri 2 Semarang) Pemenang Pertama Bidang IPSK, Zulfa Siti Zakia (MA Putri PUI Talaga Majalengka) Pemenang Pertama Bidang IPT, dan Erma Wahyu Istiqomah dan Juzaili Shahnata Alam (SMA Negeri 1 Bawang Banjarnegara) Pemenang Pertama Bidang IPK.

Dalam workshop pertama ini peserta akan mendapatkan materi tentang Teknik Presentasi dan Interview Ilmiah dalam mode penjurian Kompetisi, Pembuatan Quad Chart, dan Pembuatan Video Penelitian. Materi akan disampaikan oleh tim Pembinaan Kader Talenta Muda Bidang Riset dan Inovasi. Workshop persiapan final yang kedua akan dilaksanakan pada bulan Mei 2022.

“Saat ini para kandidat ISEF juga akan mengikuti pembimbingan dan pendampingan Kekayaan Intelektual karya riset mereka bekerja sama dengan Direktorat Manajemen Kekayaan Intelektual (MKI). Sehingga diharapkan karya mereka telah terproteksi setelah mengikuti kompetisi ilmiah internasional untuk mengantisipasi pemberitaan dan publikasi di kemudian hari,” jelas Arthur.

Salah satu peserta workshop, Erma Wahyu Istiqomah, menyampaikan terima kasih banyak kepada segenap panitia LKIR BRIN yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan untuk berproses dan belajar bersama dengan para Mentor BRIN. “Saya sangat senang sekaligus bersyukur telah diberikan kesempatan untuk mengikuti pembinaan yang luar biasa, hingga sampai bisa melebihi apa yang saya bayangkan untuk meneliti, dan terlibat langsung bersama masyarakat di Banjarnegara”, pungkas Erma (tbi/ed.yt,pur)

Sebarkan