Jakarta – Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Universitas Bahauddin Mudhary Madura melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan. Kesepakatan yang ditandatangani langsung oleh Plt. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Mego Pinandito dan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi ini dilaksanakan di gedung B.J. Habibie Lt.3 Thamrin, Senin (07/03).

“Uniba Madura sebagai Universitas di Madura bisa menjadi fasilitator teknologi di wilayah Madura. Sarana, fasilitas apa yang ada di BRIN silahkan bisa digunakan, mulai dari teknologi, SDM, peralatan, program,” ungkap Mego.

Mego Pinandito menyampaikan Pulau Madura yang dikenal sebagai wilayah produsen garam, serta sebagai daerah yang memiliki ras sapi unggul dapat memanfaatkan berbagai teknologi pengembangan yang ada di BRIN. “Ada beberapa teknologi mengenai garam yang ada, misalkan teknologi pengembangan dan pengujian garam K1 yang dapat digunakan sebagai obat bisa kita uji nantinya di Pusat Riset Kesehatan BRIN. Lalu teknologi peternakan mengenai sapi, teknologi probiotik ataupun prebiotik juga sudah ada di BRIN, silahkan dimanfaatkan,” ujar Mego.

“BRIN itu sumbernya teknologi, kami punya periset, dana kami untuk riset. Kami sangat mendukung segala fasilitasi dan penerapan teknologi di Indonesia. BRIN membuka akses kepada seluruh pihak, baik perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan yang ada di kami. Melalui Nota Kesepakatan yang ditandatangani ini bisa langsung didiskusikan perjanjian kerja samanya kemudian bisa dieksekusi untuk implementasinya,” jelas Mego.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menjelaskan bahwa mengatasi persoalan kemiskinan, meningkatkan daya saing dan investasi daerah, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi fokus dirinya dalam memimpin Sumenep. Maka dari itu kerja sama dengan BRIN menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep mewujudkan Sumenep unggul, mandiri, dan sejahtera.

“Harapannya program kerja ini nantinya bisa segera direalisasikan, kemudian di pandemi ini menjadi langkah upaya kita bersama untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Sumenep. Terima kasih untuk Universitas Bahauddin Mudhary Madura yang telah membantu pembinaan dan pendampingan dalam program Desa Berinovasi. Intinya juga kami sampaikan terima kasih kembali kepada BRIN untuk adanya agenda hari ini,” terang Bupati Achmad Fauzi. (ap)

Sebarkan