Cibinong – Humas BRIN. Sesuai dengan amanah Perpres No. 78 Tahun 2021, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mempunyai tugas pemerintahan di bidang penelitian, pengembangan, pengakajian dan penerapan serta invensi dan inovasi, penyelenggaraan ketenaganukliran, dan penyelenggaraan keantariksaan secara nasional yang terintegrasi, serta melakukan monitoring, pengendalian, dan evaluasi terhadap pelaksanan tugas dan fungsi BRIDA sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk mendukung pelaksanan tugas tersebut diperlukan fasilitas dan infrastruktur riset yang memadai dan mendukung kerja SDM riset maupun manajemen riset. Berbagai fasilitas infrastruktur riset dibangun dengan pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di beberapa lokasi kawasan kerja BRIN. Untuk wilayah Cibinong, salah satu fasilitas infrastruktur riset yang selesai dibangun sejak September 2021 lalu adalah adalah Gedung National Integrated Center for Genomic, Tropical Biodiversity and Environment (Laboratorium Genomik). 

Saat ini di pekan kedua Januari 2022, Laboratorium Genomik sedang berbenah. Proses pemasangan furniture untuk kelengkapan dan pemindahan alat-alat laboratorium termasuk peralatan dari Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman yang sudah masuk di lantai 4. “Pembangunan gedung sudah rampung, furniture sudah masuk dan ditargetkan minggu ini sudah selesai sehingga minggu depan harusnya sudah dapat berfungsi,” ujar Ishak Siregar selaku Koordinator Infrastruktur Koleksi Ilmiah dari Direktorat Infrastruktur Koleksi Ilmiah -Kedeputian Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN, pada Selasa (10/01).

Ishak menjelaskan, Laboratorium Genomik merupakan salah satu fasilitas infrastruktur pendukung riset terintegrasi dari beberapa laboratorium yang ada di Pusat Riset dalam Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati, yakni Pusat Riset Biomaterial, Pusat Riset Bioteknologi, Pusat Riset Biologi, dan PRBM Eijkman.

Fasilitas Laboratorium Genomik yang terintegrasi ini juga menyediakan peralatan riset mutakhir untuk bioteknologi dan rekayasa molekuler bagi publik. Fasilitas ini diproyeksikan sebagai fasilitas riset nasional untuk menghasilkan produk-produk berguna berbasis rekayasa biologi molekuler (material herediter, sekuens, DNA & RNA, host, gen sintetik, vaksin, protein farmasetik) berbasis bahan lokal. Selain itu fasilitas modern terstandar ini dapat digunakan sebagai laboratorium acuan di bidang bioteknologi dan bioenginering; dan sebagai fasilitas pusat pertukaran ilmu pengetahuan di tingkat regional maupun internasional.

Terdapat perbaikan pada sistem pengelolaan lab dari yang sebelumnya bahwa konsep seluruh Laboratorium Genomik berupa open space dan terpusat. Terkait ini, Ishak mengartikan bahwa siapapun dapat menggunakannya baik peneliti intern BRIN maupun dari luar, termasuk mahasiswa. “Jadi berbeda dengan skema sebelumnya bahwa laboratorium berupa peralatan laboratoriun hanya dapat digunakan bagi peneliti internal saja dan seolah-olah hanya milik peneliti atau satuan kerja tertentu,” terangnya.

Secara umum sebagian besar ruangan-ruangan dalam Laboratorium Genomik dengan luas bangunan 16.000 meter persegi ini, terdiri dari ruangan-ruangan untuk laboratorium riset, dan dilengkapi pula dengan ruangan pendukung lainnya diantaranya seperti ruang Co-Working Space, Front Office, Meeting Room, Workshop & Training, Administrasi, Ruang IT, Musala dan Gudang. “Ruangan berupa co-working space telah disediakan bagi para periset di gedung ini selama proses penelitian berlangsung namun peneliti tidak menetap atau memiliki ruang kerja sendiri,” pungkas Ishak.

Berdasarkan jenisnya, untuk ruangan laboratorium terdiri dari Laboratorium Bioprospeksi dan Pemanfaatan Biodiversitas (Wing A) dan laboratorium Biodiversitas dan Lingungan Tropika (Wing B).

Laboratorium yang terdapat di Wing A  terdiri dari : Lab. Teknik Bioproses dan Teknologi Fermentasi di lantai 1, Lab. Bioprospeksi dan Bioassay di lantai 2, Lab. Rekayasa Genetika, Protein dan Metabolik di lantai 4. Sedangkan di Wing B terdiri dari Lab. Preparasi dan Lab. Pengolahan limbah di lantai 1, Lab. Biodiversitas Tropika dan Lab. Mitigasi Perubahan Iklim lantai 2,  Lab. Advance Environmental Analysis dan Lab. Basic Environmental Analysis di lantai 3, dan Lab. Kesehatan Lingkungan dan Lab. Toksikologi di lantai 4. (dk ed sl)

Sebarkan