Jakarta, (27 Oktober 2021) Kapasitas untuk melakukan riset berbasis inovasi adalah komponen yang wajib dimiliki Indonesia untuk menjadi negara maju. Maka, sebagai bahan bakar inovasi, kegiatan riset wajib diperkuat, didukung, dan didorong di setiap sektor industri. Ini disampaikan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. ketika menyambangi Pusat Inovasi Huawei.

Pusat Inovasi Huawei adalah sarana edukasi yang disiapkan Huawei Indonesia untuk mengadakan alih pengetahuan. Di sini, terpampang use case dan contoh-contoh inovasi yang dimungkinkan oleh teknologi digital seperti 5G, cloud, kecerdasan buatan (AI), machine learning, dan banyak lagi di papan tulis pintar Huawei IdeaHub. Huawei Innovation Centre terbuka bagi periset, akademisi, maupun publik yang ingin belajar lebih banyak tentang solusi teknologi yang sedang diadopsi berbagai sektor dan juga solusi-solusi menarik lainnya yang tengah dikembangkan Huawei.

Selain menegaskan peran penting teknologi digital dalam upaya-upaya pemulihan jangka pendek maupun pembangunan nasional jangka panjang, kunjungan BRIN ke Huawei Innovation Center sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang untuk bekerja sama dalam suatu kerangka kerja untuk mengakselerasi kegiatan penelitian, riset dan pengembangan teknologi di Indonesia.

Di sela-sela kunjungannya, Kepala BRIN Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. mengapresiasi kontribusi Huawei terhadap ekosistem riset teknologi di Indonesia, sekaligus menyambut baik kerja sama lebih erat antara BRIN dan Huawei ke depan, termasuk kolaborasi dalam riset dan pengembangan, di berbagai bidang yang konkret dan use cases yang spesifik yang dibutuhkan oleh BRIN maupun Indonesia.

“Dalam pengembangan R&D di Indonesia, BRIN memang ingin memiliki mitra yang memiliki ‘jam terbang’ yang sudah diakui keandalannya di dunia, seperti Huawei yang memiliki lebih dari separuh karyawan bekerja di bidang R&D. Kami berharap dapat berkolaborasi dalam R&D di Indonesia, entah dalam bentuk laboratorium bersama atau kerjasama yang saling menguntungkan lainnya,” Dr. Handoko menegaskan.

Sementara itu, CEO Huawei Indonesia Jacky Chen menegaskan bahwa sejak beroperasi di Indonesia lebih dari 21 tahun yang lalu, Huawei selalu menepati komitmennya untuk menghadirkan manfaat transformasi digital secara menyeluruh kepada setiap lapisan masyarakat Indonesia. Sebagaimana diserukan sejak awal pandemi, Huawei percaya bahwa riset yang melahirkan teknologi digital termutakhir adalah satu jawaban yang perlu dihadirkan untuk memecahkan kompleksitas pemulihan pasca-pandemi dan pembangunan nasional yang bersifat multi-dimensional.

“Inovasi, penelitian, riset, dan pengembangan merupakan bagian inti DNA Huawei. Sebanyak 10 hingga 15 persen anggaran kami dialokasikan kepada kegiatan riset dan pengembangan, sementara lebih dari setengah pegawai Huawei juga terlibat penuh dalam riset dan pengembangan. Strategi ini membuahkan hasilnya ketika kami terbukti mampu mengontribusikan berbagai solusi teknologi untuk beragam sektor di beberapa negara di kala pandemi, termasuk Indonesia,” tegas Jacky.

Jacky menambahkan, Pusat Inovasi Huawei menggambarkan bentuk keseriusan Huawei dalam mengenalkan hasil-hasil inovasinya kepada khalayak ramai. Dengan hadirnya Pusat Inovasi Huawei, ditambah Huawei ASEAN Academy Engineering Institute Jakarta, fasilitas Huawei di Indonesia untuk mendukung riset dan inovasi secara masif menjadi semakin lengkap.

Huawei Indonesia juga terus menyerukan pentingnya sinergi multiple helix antara ekosistem pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media. “Kerja sama Huawei Indonesia dengan BRIN yang ditandai dengan kunjungannya ke Pusat Inovasi Huawei melambangkan tingginya kepercayaan kami terhadap sinergi yang melibatkan segenap pemangku kepentingan lintas ekosistem. Bersama kita akan mampu mewujudkan mimpi besar Indonesia, yaitu menjadi kekuatan ekonomi digital global yang patut diperhitungkan,” pungkas Jacky

Berawal dari lima pegawai ketika kantornya pertama kali dibuka di Indonesia 21 tahun lalu, Huawei Indonesia kini memiliki lebih dari 2 ribu pegawai tetap. 90 persen pegawai Huawei Indonesia terdiri dari talenta lokal yang menghasilkan kontribusi nyata bagi ekonomi setempat.

Sumber : Huawei Indonesia

Tentang Huawei

Didirikan pada tahun 1987, Huawei adalah penyedia infrastruktur dan perangkat pintar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka. Dengan solusi terintegrasi di empat domain utama – jaringan telekomunikasi, IT, perangkat pintar, dan layanan cloud – Kami berkomitmen untuk menghadirkan digital ke setiap orang, rumah, dan organisasi untuk dunia yang sepenuhnya terhubung dan cerdas. Portofolio produk, solusi, dan layanan menyeluruh Huawei yang kompetitif dan aman. Melalui kolaborasi terbuka dengan mitra ekosistem, kami menciptakan nilai yang langgeng bagi pelanggan kami, bekerja untuk memberdayakan masyarakat, memperkaya kehidupan rumah tangga, dan menginspirasi inovasi dalam organisasi dalam segala bentuk dan ukuran. Di Huawei, inovasi mengutamakan pelanggan. Kami berinvestasi besar-besaran dalam penelitian fundamental, berkonsentrasi pada terobosan teknologi yang memajukan dunia. Kami memiliki lebih kurang 197.000 karyawan, dan kami beroperasi di lebih dari 170 negara dan wilayah, melayani lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia. Didirikan pada tahun 1987, Huawei adalah perusahaan swasta yang sepenuhnya dimiliki oleh karyawannya.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi Huawei secara online di:

https://www.facebook.com/huaweiforindonesia/

https://www.instagram.com/huaweiforindonesia/

http://www.huawei.com/minisite/explore-indo/en/

Narahubung:

Arief Kadaryono

PT Huawei Tech Investment

Mobile: +62 812 10630499

E-mail: Arief.kadaryono.ext@huawei.com