Bogor, Humas BRIN. Kegiatan penanaman serentak yang dilakukan oleh Kebun Raya di Indonesia secara hybrid berhasil tercatat dalam Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI) pada rangkaian perayaan Ulang Tahun Ke 205 Kebun Raya Bogor. Adapun kedua catatan tersebut yaitu aktivitas penanaman spesies pohon terbanyak serentak di Kebun Raya Bogor dan Penanaman pohon secara serentak di Kebun Raya terbanyak, Rabu (18/5).

Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan Kebun Raya dan Kehutanan – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andes Hamuraby Rozak mengatakan kegiatan penanaman secara serentak tersebut bertujuan mempromosikan konservasi keanekaragaman hayati Nusantara, khususnya flora langka dan terancam punah. Selain itu, rekor ini diharapkan menarik perhatian dan meningkatkan kepedulian masyarakat luas pada usaha-usaha pelestarian alam dan lingkungan. “Semoga dengan diraihnya rekor ini dapat menggugah para pihak, seperti pemerintah daerah, swasta dan lembaga lainnya untuk ikut membangun kebun raya atau mendukung pelestarian flora langka Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Andes berharap pencatatan rekor muri ini memberikan kebanggaan, inspirasi, dan motivasi kepada generasi muda khususnya. “Para pecinta lingkungan termasuk generasi muda diharapkan terus berpartisipasi dan berkontribusi dalam berbagai upaya konservasi di Indonesia” ujarnya

Sementara itu Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo mengatakan, pencatatan rekor MURI pada hari ini sangat menginspirasi karena ini berhubungan dengan biodivesitas dari tanaman-tanaman yang di seluruh Indonesia. MURI sangat mengapresiasi kepada seluruh kebun raya yang ada di Indonesia yang telah berpartisipasi dan membantu Indonesia untuk memperbaiki ekosistemnya.

“Harapan kami untuk BRIN, agar ini tidak berhenti di rekor MURI saja. Pelayanan KRB BRIN bisa dikembangkan lagi agar lebih baik dari sebelumnya” ujarnya.

Sebanyak 23 kebun raya di Indonesia berpartisipasi dalam penanaman serentak tersebut. Terdata, 16 kebun raya di kelola pemda (KR Balangan, KR Balikpapan, KR Banua, KR Baturraden, KR Gianyar, KR Indrokilo, KR Jompie Pare-pare, KR Kuningan, KR Lemor, KR Mangrove Surabaya, KR Massenrempulu Enrekang, KR Pucak, KR Samosir & Arboretum Aek Natonang, KR Sipirok, KR Sriwijaya, KR Sigi); 2 KR di kelola PT (KR ITERA, KR Universitas Palangkaraya); dan 5 kebun raya di kelola BRIN (KR Bogor, KR Purwodadi, KR Cibodas, KR Eka Karya Bali, KR Cibinong).

Sebagai informasi, jumlah pohon yang ditanam sebanyak 102 spesies, kesemuanya merupakan jenis yang terancam kepunahan. Penanaman serentak ini menjadi wujud nyata dari komitmen seluruh stakeholder pengelola kebun raya untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengkonservasi keanekaragaman hayati khususnya flora asli Indonesia. (add, rts/ ed: drs)

Sebarkan