Jakarta – Humas BRIN, Pada 16 Desember 2021 lalu, sebanyak 1089 pegawai dari 28 Kementerian/Lembaga (K/L) resmi dialihkan menjadi pegawai di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Proses pengalihan pegawai K/L menjadi pegawai di lingkungan BRIN ini merupakan bentuk tindak lanjut dari Pasal 65 Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Sekretaris Utama BRIN, Nur Tri Aries Suestiningtyas, mengatakan, perubahan besar di dalam keluarga BRIN memerlukan komitmen bersama dan semangat tinggi agar semua sivitas BRIN dapat melalui masa transisi ini dengan baik.

“Semoga perubahan ini membawa arah dan ekosistem riset kita lebih baik, mengurangi duplikasi riset, dan membawa kemajuan bagi Indonesia,” ungkap Nur Tri, saat Sosialisasi Tindak Lanjut Penetapan SK Pengalihan Pegawai dari 28 K/L ke BRIN, secara daring, Kamis (30/12).

Proses pengalihan SDM dari 28 LK/L ini, lanjut Nur Tri, disebut proses pengalihan pegawai tahap 1 (batch 1), dikarenakan saat ini, proses pengalihan pegawai yang telah selesai adalah pegawai dengan jenjang jabatan paling tinggi fungsional ahli madya.

“Sehingga untuk pegawai dengan jenjang jabatan fungsional ahli utama mohon dapat bersabar terkait proses administrasi yang sedang menunggu penyelesaian Keputusan Presiden,” terang Nur Tri.

BRIN, lanjut Nur Tri, berusaha menjadi organisasi yang lincah dan digital organization, karena sebagian besar layanannya dilakukan secara daring. Hal ini memengaruhi sistem kerja di BRIN yang saat ini menerapkan flexible place dan flexible time yang berbasis output untuk menghasilkan kinerja yang jauh lebih baik. Sivitas BRIN dapat bekerja di area co-working space BRIN atau bekerja dari rumah (work from home) serta melakukan presensi secara daring.

“Adanya pandemi Covid-19 juga telah membuktikan sistem kerja fleksibel yang berbasis output telah menghasilkan kinerja yang jauh lebih baik daripada cara konvensional yang dulu kita lakukan. Saya yakin produktivitas periset, publikasi internasional, dan capaian-capaian lainnya harus lebih meningkat,” ucap Nur Tri.

Pada sosialisasi ini, disampaikan terkait proses bisnis layanan SDM dan sistem kerja pegawai BRIN, sistem informasi Intra BRIN, dan hari dan jam kerja pegawai di Lingkungan BRIN, yang disampaikan Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia dan Pusat Data dan Informasi BRIN.

Sebagai informasi, sebelumnya, pada September lalu, BRIN juga telah melaksanakan integrasi dari 4 entitas Lembaga dan 1 Kementerian, yaitu LIPI, BPPT, BATAN, LAPAN, dan Kemenristek/BRIN. (tnt).

Sebarkan