Serpong – Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset dan Teknologi Daur Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif (PRTDBBNLR) – Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN)  menerima kedatangan dua orang delegasi dari China Zhongyuan Enginering Corporation (CZEC) di Ruang Rapat Gedung 20 Kawasan Nuklir Serpong, Jumat (20/5).

Dalam sambutannya, Kepala PRTDBBNLR, Syaiful menjelaskan mengenai fasilitas ketenaganukliran yang dimiliki oleh BRIN maupun kegiatan – kegiatan riset yang dilakukan. “Kami disini memiliki tujuh pusat riset yang bernaung dibawah Organisasi Riset Tenaga Nuklir atau ORTN, salah satunya adalah Pusat Riset dan Teknologi Daur Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif,” ungkap Syaiful.

“Pusat riset ini sebelumnya terdiri dari tiga pusat riset yang bergabung, yaitu pusat riset bahan bakar nuklir, pusat riset limbah, dan pusat riset mineral, dan sekarang ketiga pusat riset tersebut bergabung menjadi satu, kami memiliki 87 periset,” jelasnya.

Syaiful lebih jauh menjelaskan mengenai fasilitas nuklir yang berada di Kawasan Nuklir Serpong. “Tempat kami berada didalam kawasan pagar kuning, yang didalam kawasan ini terdapat juga pusat riset atau penelitian mengenai bahan bakar nuklir, fasilitas untuk daur ulang bahan bakar, fasilitas reaktor riset G.A. Siwabessy, fasilitas penelitian mengenai radioisotop, dan juga fasilitas untuk penanganan limbah nuklir,” jelas Syaiful.

“Semua fasilitas tersebut dikelola oleh Deputi Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran atau DPFK, namun para periset dapat menggunakan semua fasilitas tersebut untuk menunjang penelitian yang dilakukan,” tambahnya.

 “Kami harap setelah mengunjungi fasilitas kenukliran yang ada disini, dapat membuka wawasan anda terhadap fasilitas yang kami miliki, dan kedepannya mungkin bisa dilanjutkan dengan kerjasama riset, ataupun kerjasama untuk rencana fasilitas reaktor nuklir dan akselerator siklotron yang sedang kami upayakan di masa depan”

Perwakilan dari CZEC, Teddy Young mengatakan, CZEC merupakan bagian dari CNNC atau China National Nuclear Corporation yang lebih berfokus kepada rekayasa fasilitas tenaga nuklir baik didalam maupun luar negara Tiongkok.

“Kami dari CZEC sangat senang bisa berkunjung kesini, dan ini merupakan kunjungan pertama kami kesini, kami sendiri merupakan bagian dari CNNC atau China National Nuclear Corporation yang berfokus kepada penyediaan dan pengembangan fasilitas ketenaganukliran yang telah kami aplikasikan di berbagai negara di dunia, kami sendiri saat ini sudah mengelola pembangkit listrik tenaga nuklir di Pakistan, kami juga membantu untuk menyediakan reaktor riset dan fasilitas ketenaganukliran di beberapa negara seperti di Yordania, dan Alzajair,” kata Teddy.

“Tujuan kami ke Indonesia antara lain karena kami saat ini akan mendirikan kantor pusat untuk kawasan Asia Tenggara, yang rencananya akan didirikan di kota Jakarta,” tambahnya.

“Kami berharap kita dapat terus berkomunikasi dan bekerjasama dalam hal riset maupun fasilitas ketenaganukliran, termasuk dalam hal pengembangan teknologi akselerator di Indonesia,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama delegasi dari CZEC juga berkesempatan mengunjungi Reaktor G.A Siwabessy yang dikelola oleh DPFK. (yrt,IS)

Sebarkan