Bandung – Humas BRIN. Teknologi Artificial Intelengence (AI) telah berkembang sangat pesat. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung era Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang menjadi fokus dari aktivitas risetnya.

Tekait rencana Kawasan Science Techno Park (KST) di Bandung, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menjelaskan bahwa, setelah pembangunan ini, akan melakukan investasi cukup besar, dan tentu harus dijawab dengan kerja keras peneliti, khususnya di OREI.

Konsep KST, sebut Handoko, akan menjadi menjadi pusat pengembangan TIK nasional bahkan regional dan global.

“Hal ini karena homebase-nya 80 persen adalah elektronika informatika, sehingga, menjadi salah satu tugas dari OREI untuk menunjukkan bahwa investasi ini tidak sia-sia,” ujarnya, saat rapat pimpinan terbatas, di Kampus BRIN Cisitu – Bandung, Rabu (18/05).

OREI memiliki potensi besar dengan kompetensi tinggi, sehingga tantangannya adalah bagaimana meningkatkan kapasitas dan kompetensi sekaligus melakukan kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, seperti ITB.

“Jadi, tidak mungkin kerja sendiri, termasuk OREI. Kita harus memanfaatkan sumber daya yang berasal dari kampus dan mitra-mitra global kita. Serta harus tetap belajar banyak karena perkembangan ilmu, kan cepat. Sehingga, kolaborasi adalah hal paling krusial. Tidak hanya dengan kampus lokal tapi juga mitra global,” tegasnya.

Menjawab tantangan tersebut, Kepala OREI BRIN, Budi Prawara, menyatakan, akan melakukan beberapa program untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga mencapai komposisi yang sesuai. “Program yang diterapkan dimana sivitas yang telah S3 dapat membimbing 2 sivitas dibawahnya, baik yang menempuh pendidikan S3 maupun S2, yang didukung dengan skema by research maupun kolabolasi dengan universitas dalam dan luar negeri,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, program periset kolaborasi global dapat mengikuti atmosfer riset untuk kelas lebih tinggi atau berkelas dunia dan memperoleh output yang diharapkan. “Dengan hal tersebut, level riset kita naik mengikuti riset yang di luar, selain itu juga membantu industri kita menjadi industri yang efisien, dengan micro manufacture sesuai dengan tren industri 4.0,” ungkap Budi.

Dirinya mengatakan, dengan OREI homebase di Bandung, harapannya dapat menjadi pusat yang melakukan kolaborasi riset di bidang elektronika dan informatika baik di Bandung, Jakarta, dan wilayah lainnya.

“Apalagi Bandung juga memiliki perguruan tinggi yang banyak. Dimana, sumber daya unggul Indonesia bukan hanya dari kekayaan alam saja, namun juga didukung oleh SDM khususnya di bidang elektronika dan informatika,” jelasnya.

Kegiatan rapat pimpinan terbatas di lingkungan OREI BRIN ini disambut baik oleh Kepala Organisasi Riset dan Pusat Risetnya. Arahan-arahan dari Kepala BRIN, menurut Budi, sejalan dengan apa yang perlu pihaknya lakukan kedepan.

“Masukan dari beliau adalah bertujuan agar OREI menjadi organisasi riset yang berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan teknologi Indonesia yang unggul. Kami akan menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh Pak Handoko, harapannya agar OREI bisa lebih maju ke depan,” ungkap Budi.

Uji Coba Kendaraan Listrik Autonomus Ditargetkan Uji Coba Tahun ini

Budi menyatakan, agenda riset tahun ini, salah satunya adalah kendaraan listrik khususnya pengembangan kendaraan listrik autonomus, yang diakhir tahun dapat diuji coba pada lingkungan terbatas. Kemudian mencari mitra untuk bisa melakukan penjajakan untuk lisensi agar dapat dimanfaatkan.

“Hal ini sejalan dengan masterplan Ibu Kota Baru, dimana transportasi yang digunakan transportasi zero emission dan smart, mengurangi transportasi pribadi dengan transportasi massal seperti bus listrik, dimana kendaraan penghubungnya dari rumah ke kantor atau lainnya dapat menggunakan kendaraan yang telah kita kembangkan baik itu single seater, double seater, maupun empat,” jelasnya.

Agenda lainnya, sebut Budi, adalah rencana konferensi, dan dukungan OREI pada organisasi riset lainnya, karena salah satu bidang riset AI dapat digunakan dimana saja seperti kesehatan, pertanian, energi dan sebagainya (kg, ed: tnt).

Sebarkan