SIARAN PERS
BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL
Nomor : 136/SP/HM/BKPUK/IX/2021

Bogor – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko kembali mengunjungi beberapa lokasi unit kerja yang tersebar di kawasan Bogor pada Jumat (24/09). Pusat Teknologi Penerbangan Rumpin, Kabupaten Bogor, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Dalam kesempatan tersebut Kepala BRIN meninjau berbagai fasilitas yang ada, seperti ruang Wind Tunnel Subsonic, ruang Running Supersonc, dan melihat pesawat LAPAN Surveilance Aircraft (LSA-01).

“LSA-01 adalah pesawat terbang ringan berpenumpang dua awak, yang dirancang untuk melakukan misi surveillance seperti foto udara, pemetaan, monitoring, SAR dan lain sebagainya. Pengembangan serta riset teknologi penerbangan dan anatariksa tetap menjadi bagian fokus penting BRIN,” ujar Kepala BRIN.

Lokasi berikutnya yang dikunjungi adalah Pusat Teknologi Roket yang masih di kawasan Rumpin. Kepala BRIN berkesempatan melihat fasilitas seperti ruang Laboratorium Manufaktur Struktur, Laboratorium Productionline, Laboratorium Control Room Uji Statistik dan Laboratorium HWI.

Agenda kunjungan Kepala BRIN dilanjutkan dengan mengunjungi fasilitas Pusat Teknologi Satelit, Rancabungur, Bogor. Kepala BRIN berkeliling melihat beberapa fasilitas yang tersedia seperti ruang 3D Printing, Laboratorium Assembly, Integration and Test (AIT). Kedua fasilitas ini digunakan untuk membuat desain, perakitan, integrasi hingga pengujian satelit. Dilanjutkan melihat ruang Mission Control Center (MCC) yang merupakan Stasiun Bumi untuk mengendalikan satelit. terakhir Kepala BRIN mengunjungi ruang Anechoic Chamber atau Laboratorium Electromagnetic Compability (EMC) yang berfungsi untuk meredam gelombang refleksi elektromagnetik.

“Sudah terlihat para periset kita memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mengembangkan satelit operasional. Pemanfaatan satelit dapat dipakai untuk pemantauan Bumi, monitoring pergerakan kapal, komunikasi kebencanaan hingga data riset. Semangat selalu untuk para periset. Mari ubah mindset untuk tidak membatasi penelitian karena faktor anggaran, dan agar kita melakukan penelitian berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan,” terang Kepala BRIN.

Kebun Raya Bogor menjadi lokasi terakhir dari rangkaian kunjungan Kepala BRIN. Kepala BRIN berkeliling melihat beberapa fasilitas yang ada seperti Gedung Kultur Jaringan, kawasan wisata Glow, Griya Anggrek (Greenhouse), Treub Laboratorium, dan Bank Biji.

Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan
Badan Riset dan Inovasi Nasional