Jakarta – Humas BRIN. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pada pasal 2 berbunyi, BRIN adalah lembaga pemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, dalam arahan yang disampaikan pada Orientasi Kepala Pusat Riset: Riset dan Inovasi Pasca BRIN, di Jakarta, Rabu (13/04), mengatakan, visi BRIN yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong royong.

Sedangkan misinya adalah memberikan dukungan teknis dan administrasi serta analisis yang cepat, akurat dan responsif kepada Presiden dan Wakil Presiden. Kemudian, menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan serta invensi dan inovasi. “Penyelenggaraan ketenaganukliran, dan keantariksaan secara nasional yang terintegrasi. Melakukan monitoring, pengendalian, dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” lanjutnya.

Proses integrasi BRIN, tutur Handoko, telah selesai pada tanggal 31 Januari 2022, yang melakukan pengalihan SDM dan aset untuk 6 Kementerian. Keenam kementerian tersebut, yaitu KESDM, KKP, KLHK, Kemtan, Kemenperin, dan Kemkes.

Pengalihan setelahnya dengan skema mutasi reguler, sesuai kualifikasi, dan kesesuaian dengan Pusat Riset yang ada. “Eksekusi program Tahun Anggaran 2022, sudah dilaksanakan sejak bulan November 2021, yaitu program fasilitasi dan pendanaan riset, pengadaan infrastruktur riset, Forum Komunikasi Riset dan Inovasi dengan 74 Kementerian/ Lembaga, dan lain-lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut Handoko memaparkan, BRIN memiliki 4 Pilar Pembangunan Indonesia 2045, yaitu percepatan taraf pendidikan rakyat Indonesia yang merata, peningkatan peran kebudayaan dalam pembangunan, peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup rakyat, serta percepatan reformasi ketenagakerjaan.

Handoko juga mengatakan, BRIN memiliki Prioritas Riset Nasional 2020-2024, yaitu pangan-pertanian, kesehatan dan obat, energi baru dan terbarukan, transportasi, soshum-seni budaya-pendidikan, multidisiplin, kemaritiman, dan rekayasa keteknikan.

Sedangkan tujuan strategis BRIN adalah terwujudnya sumber daya manusia, infrastruktur, fasilitas dan pemanfaatan riset dan inovasi yang unggul dan kompetitif, serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (ns/ed: tnt).

Sebarkan