Purwodadi, Humas BRIN. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko berkesempatan mengunjungi Kebun Raya Purwodadi (KRP) BRIN di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (13/11).

Kunjungan kerja dilakukan untuk melihat langsung kemajuan pengelolaan Kebun Raya Purwodadi BRIN. “Tuntutan riset dan menjaga koleksi makin tinggi sebagai organisasi riset di bawah BRIN,” terang Handoko.

Ia juga mengharapkan KRP BRIN sebagai salah satu unit kerja BRIN memiliki keunggulan terkait koleksi tanaman maupun riset. “Saya berharap SDM KRP BRIN dapat berkompetisi dalam hibah riset kedepannya dan dapat berkolaborasi dengan stakeholder maupun civitas akademika dalam hibah riset tersebut,” tuturnya.

Sebagai informasi, BRIN ke depan akan membuka tiga kebun raya nasional yang baru seperti Kebun Raya Purwodadi, Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Bali dan Kebun Raya Cibodas yang langsung di bawah BRIN. Tiga lokasi kebun raya nasional baru yaitu Biak, Gunung Timau, dan Garut.

Kepala BRIN dalam kunjungan kali ini berkesempatan mengunjungi area pembibitan, taman buah lokal, laboratorium, dan rumah kaca untuk melihat aktivitas riset, konservasi, dan koleksi. Ia juga melihat koleksi Pometia pinnata atau Matoa yang beliau tanam sendiri pada Tahun 2020 ketika dirinya masih menjabat sebagai Kepala LIPI. Koleksi tersebut sudah dilengkapi dengan identitas berupa barcode yang terkoneksi dengan Makoyana.

Dalam pertemuan dengan beberapa perwakilan peneliti dan civitas di Kawasan Purwodadi, Kepala BRIN meminta para civitas KRP BRIN untuk meningkatkan kompetensi diri dengan menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi sampai S3.  “BRIN membuka kesempatan baik untuk SDM IPTEK maupun pendukung IPTEK untuk bisa melanjutkan jenjang pendidikan,” ujarnya. (frw/ ed: drs)