Pasuruan, Humas BRIN. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko berkesempatan mengunjungi Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) di Pasuruan, pada Jumat (12/11).

Berada di atas lahan seluas 11,3 hektar, di Desa Carat, Kecamatan Gempol, BPAA sebelumnya merupakan bagian dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) di Kawasan Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali dan Nusa Tenggara.

Kunjungan kerja dilakukan untuk melihat langsung dan mengenal BPAA Pasuruan. “Dengan mengenal berbagai satuan kerja lebih dekat akan sangat membantu dalam membuat perencanaan kerja, khususnya bagi BPAA sebagai organisasi riset di bawah BRIN,” terang Handoko.

Selain itu, ia juga mengharapkan BPAA Pasuruan sebagai salah satu unit kerja BRIN memiliki keunggulan tersendiri sebagai upaya optimalisasi. “Saya berharap BPAA Pasuruan menjadi lebih optimal dan terbentuk karakteristik yang membedakan dengan BPAA lain yang ada di Indonesia,” tuturnya. Sebagaimana diketahui, BPAA Pasuruan terletak dekat dengan metropolitan dan gunung berapi sehingga menjadi tempat yang strategis untuk mengamati pengaruhnya terhadap lapisan ozon.

Kepala BRIN juga mengunjungi gedung operasional teleskop H Alfa untuk melihat aktivitas observasi aktivitas matahari khususnya flare oleh BPAA Pasuruan dan dilanjutkan dengan mengunjungi Gedung Sun Spot yang digunakan oleh BPAA untuk mengamati aktivitas matahari.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BRIN meminta para sivitas BPAA BRIN baik itu SDM IPTEK maupun SDM Pendukung IPTEK untuk meningkatkan kompetensi diri dengan cara menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi yaitu strata II dan Strata III.  “BRIN membuka kesempatan seluas-luasnya untuk bisa melanjutkan jenjang pendidikan,” ujarnya. (sya/ ed: drs)