Jakarta – Humas BRIN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membangun kerja sama dengan Institut Teknologi PLN (IT PLN) dalam rangka pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung riset dan inovasi nasional. Kolaborasi ini selaras dengan program pengembangan manajemen talenta riset dan inovasi.

Kolaborasi ini diwujudlkan dengan penandatanganan nota kesepahaman kedua belah pihak secara daring, Selasa (08/02). Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Plt. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Iptek BRIN, Edy Giri Rachman Putra dan Rektor IT PLN, Iwa Garniwa Mulyana.

Dalam sambutannya, Edy Giri menyampaikan, integrasi seluruh lembaga riset ke dalam BRIN merupakan bentuk upaya meningkatkan critical mass di bidang riset dan inovasi di Indonesia. “BRIN yang terbentuk pada tahun 2021 merupakan integrasi dari beberapa lembaga pemerintah non kementerian yang sebelumnya mempunyai fungsi bidang riset, pegembangan dan pengkajian serta penerapan iptek,” ujar Edy Giri.

Ditambahkan Edy Giri, pada akhir Januari 2022, BRIN mengintegrasikan unit litbang di lembaga penelitian dan kementerian sehingga saat ini di BRIN mencakup keseluruhan riset hard science, ilmu alam, teknik enginering, ilmu sosial budaya, agama, nuklir sampai dengan antariksa dengan spektrum sangat luas. Hal ini akan menjadi sebuah kesempatan yang baik untuk kita kolaborasikan dengan perguruan tinggi karena di dalammnya menyelenggarakan Tri Dharma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kebijakan pemerintah untuk penyelenggaran pendidikan progam Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, menurut Edy Giri, akan lebih menguatkan BRIN kedepan untuk kolaborasi di bidang riset dengan perguruan tinggi. “BRIN memiliki 12 Organisasi Riset salah satunya Organisasi Riset Energi dan Manufaktur dengan Pusat Riset Konversi Energi sangat sesuai dengan spesifik keilmuan yang dikembangkan di IT PLN selain dengan Pusat Riset lainnya terkait riset PLN,” tambahnya.

Dia menjelaskan, skema lainnya, yakni kegiatan talent mobilty (mobilitas riset), hibah grant yang bisa dimanfatakan kampus untuk kegiatan riset dan untuk support kegiatan penelitian karena kampus merupakan talent pool generasi muda.

“Isu yang menarik terkait masalah net zero carbon bahwa teknologi energi dan kelistrikan menjadi konsen bagaimana kedepan menyediakan energi yang bergeser kepada energi baru dan terbarukan, serta perguruan tinggi sebagai entitas pengembangan keilmuan dan BRIN tempat pengembangan riset akan melakukan kolaborasi dalam rangka memberikan sumbangsih terhadap kekekalan energi,” ungkapnya.

Iwa Garniwa Mulyana dalam sambutannya mengatakan, Institut Teknologi PLN merupakan salah satu perguruan tinggi swasta berada dibawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal ini PLN. IT PLN terus meningkatkan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara, dengan visi menjadi perguruan tinggi nasional yang modern mandiri dibidang energi dan teknologi yang berwawasan lingkungan.

Iwa menambahkan, pendirian IT PLN mengarah kepada induknya yaitu PLN untuk menunjang riset penelitian terapan, dan diharapkan dapat berpartisipasi di BRIN atau sebaliknya. Diharapkannya Institut Teknologi PLN bisa kontribusi terhadap pengembangan di BRIN terutama bidang penelitian, khususnya terkait ruang lingkup kerja sama ini meliputi peningkatan dan pengembangan kompetisi SDM yang dicanangkan oleh Kemdikbud tentang program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Nota Kesepahaman kedua belah pihak tersebut meliputi Pendidikan, Penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan invensi dan inovasi, Pengabdian kepada masyarakat serta Pemanfaatan fasilitas sarana dan prasarana. Turut menyaksikan secara daring dalam penandatanganan tersebut Plt.Direktur Manajemen Talenta BRIN, jajaran Wakil Rektor, Dekan serta Kepala Unit Litbang dari IT PLN. (vrp/ed:maa,pur)

Sebarkan