SIARAN PERS
KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI/BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL

Nomor: 168/SP/HM/BKKP/XI/2020

Jakarta – Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) terus kembangkan ekosistem inovasi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/ Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara maju dan masuk menjadi lima negara di dunia dengan ekonomi terbesar, khususnya ekonomi yang berbasis inovasi.

“Dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini, maka harus ada peran dari generasi muda terutama generasi milenial guna menciptakan generasi yang berkualitas serta mampu mewujudkan Indonesia Emas di Tahun 2045,” jelas Menteri Bambang pada saat hadir sebagai pembicara kunci pada Webinar Muda Berinovasi : Start Your Startup Now, Selasa (3/11) yang digelar Kemenristek/BRIN bekerja sama dengan Daily Social, dalam semangat Sumpah Pemuda dan rangkaian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-25 tahun 2020.

Menteri Bambang mengatakan apabila bangsa Indonesia tidak dapat memanfaatkan dan mengatur bonus demografi itu, maka akan berubah menjadi beban demografi. Oleh karena itu Menteri Bambang berharap anak muda saat ini untuk memanfaatkan kesempatan dengan baik. Terlebih dengan kemudahan teknologi, maka Indonesia harus bisa melahirkan startup yang berbasis teknologi.

“Kami harap melalui kesempatan yang baik ini, banyak startup dan technopreneur yang lahir dari tangan anak muda yang kreatif. Pemerintah melalui Kemenristek/BRIN melalui ‘Program Startup Inovasi Indonesia’ berupaya membantu dan membina perusahaan startup untuk dikembangkan menjadi scaleup, sehingga dengan lapangan pekerjaan lebih besar, kita harapkan tingkat pengangguran terbuka akan terus turun seperti layaknya negara maju saat ini,” jelas Menteri Bambang.

Pada kesempatan ini turut hadir sebagai narasumber Staf Khusus Menristek/Kepala BRIN dan CEO Investree Adrian A. Gunadi, Partner East Venture Melisa Irene, CEO & Co-Founder Mycotech Adi Reza, Co-Founder Riliv Audrey Maximillian, dan Co-Founder & COO Kata.ai Wahyu Wrehasnaya.

Dwi Rizqa Ananda, Moh. Rif’an Jauhari, Masluhin Hajaz
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kemenristek/BRIN