
Jakarta – Humas BRIN. Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Sebelas periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil menembus daftar Top 2% World Ranking Scientist versi Stanford University yang dipublikasikan oleh Elsevier. Prestasi ini bukan sekadar pengakuan bagi individu, tetapi juga bukti nyata bahwa karya riset anak bangsa mampu bersaing di panggung global.
Pemeringkatan bergengsi ini menggunakan indikator yang ketat, seperti jumlah publikasi ilmiah, sitasi, serta pengaruh jangka panjang dari riset yang dihasilkan. Para ilmuwan yang masuk daftar ini diakui memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia.
Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para periset BRIN. "Peringkat bukan merupakan tujuan dari riset, tetapi bisa menjadi indikator bahwa apa yang dilaksanakan periset tersebut berada dalam jalur yang benar. Ini adalah motivasi bagi seluruh sivitas BRIN untuk terus berkarya dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ungkap Handoko di Jakarta, Selasa (23/09).
Handoko menambahkan, pengakuan internasional ini merupakan bukti keberhasilan BRIN dalam menciptakan ekosistem riset yang kondusif. Dengan dukungan fasilitas, kolaborasi lintas sektor, dan pengembangan SDM yang berkelanjutan, BRIN terus mendorong para perisetnya menghasilkan riset yang tidak hanya inovatif tetapi juga relevan dengan tantangan global.
"Ke depan, BRIN akan memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra internasional agar lebih banyak riset Indonesia yang diakui dunia," tambahnya.
Sebelas periset berasal dari BRIN yang berprestasi ini membuktikan posisi BRIN sebagai pusat riset unggulan nasional yang berkontribusi besar bagi ilmu pengetahuan global.
Berikut daftar ilmuwan BRIN yang masuk dalam Top 2% World Ranking Scientist:
· Kurniawan, Setyo Budi – Earth & Environmental Sciences
· Pangestuti, Ratih – Chemistry
· Cordova, Muhammad Reza – Biology
· Frediansyah, Andri – Clinical Medicine
· Wijaya, Leonard F – Biology
· Hermawan, Angga – Enabling & Strategic Technologies
· Fatriasari, Widya – Enabling & Strategic Technologies
· Ulhaq, Zulvikar Syambani – Clinical Medicine
· Caraka, Rezzy Eko – Artificial Intelligence & Image Processing
· Laksono, Agung Dwi – Clinical Medicine
· Khairullah, Aswin Rafif – Agriculture, Fisheries & Forestry
Prestasi ini menjadi bukti bahwa riset Indonesia kini semakin diperhitungkan dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan, teknologi informasi, lingkungan, hingga pertanian. Masyarakat Indonesia patut berbangga, karena karya anak bangsa tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga memberikan solusi bagi tantangan global.