Cibinong – Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mempunyai visi yakni Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong yang di dalamnya terdapat kemampuan iptek dan inovasi sebagai keahlian SDM dan lembaga litbang serta perguruan tinggi dalam melaksanakan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan iptek yang ditunjang oleh pembangunan faktor input (kelembagaan, sumber daya, dan jaringan). Visi tersebut sungguh sejalan dengan kunjungan dan kuliah lapangan rombongan mahasiswa Program Studi Matematika, Fakultas MIPA Militer – Universitas Pertahanan RI ke Kompleks Cibinong Science Center BRIN, pada Selasa (26/4).

Direktur Kemitraan dan Inovasi BRIN, Hendrian mengatakan sebaiknya dunia ilmu pengetahuan, riset dan inovasi yang dihasilkan dari kegiatan riset tidak menjadi satu menara gading yang hanya dapat dinikmati oleh para ilmuwan. “Sebuah kebanggaan bagi kami apabila pemanfaatan hasil riset serta inovasi yang dihasilkan BRIN dapat semaksimal mungkin dirasakan oleh seluruh masyarakat termasuk perguruan tinggi,” terangnya saat membuka acara di Auditorium Gedung Teratai – Kawasan Sains dan Teknologi BRIN.

“Tidak hanya hasil riset BRIN yang dapat dimanfaatkan stakeholder, tetapi data-data yang dihasilkan, infrastruktur riset untuk berbagai kepentingan termasuk untuk pendidikan seperti yang sedang dilaksanakan saat ini,” tambah Hendrian.

Lebih lanjut Hendrian menyampaikan Kampus Cibinong memiliki berbagai fasilitas riset yang berkaitan dengan materi yang dipelajari kadet UNHAN. Tidak hanya tentang matematika tetapi bidang lainnya seperti mikrobiologi ada di Gedung Indonesian Culture Collection (InaCC) yang masih berada di Kampus Cibinong Science Center BRIN.

Sementara itu, Ketua Program Studi Matematika UNHAN, Kolonel Yanif Dwi Kuntjoro mengungkapkan bahwa sebelumnya Program Studi Matematika UNHAN pernah berkunjung ke BRIN dan sudah lama bekerja sama serta beraudiensi dalam rangka persiapan olimpiade nasional dan tahun depan prodi ini akan mengikuti olimpiade matematika internasional.

“Kami akan mengembangkan permasalahan dari perspektif matematika militer dan kunjungan ini merupakan bagian dari tindak lanjut kerja sama dalam kolaborasi riset terutama pengembangan dan pemodelan matematika,” tutur Yanif.

“Kami menaruh harapan yang besar melewati suatu hirarki dan dapat berkembang dan maju melalui talenta muda UNHAN dengan bimbingan dari BRIN. Pandai tidak hanya dalam otot tetapi juga otak,” sambung Yanif.

Pada kesempatan yang sama Rifki Sadikin selaku Kepala Pusat Riset Komputasi BRIN menyampaikan, Pusat Riset Komputasi berada di bawah Organisasi Riset Elektronika dan Informatika merupakan salah satu pusat riset yang ada di Kampus Cibinong yang melakukan riset tentang komputasi. “Riset ini dibatasi bagaimana kita dapat menerjemahkan masalah sains dalam model matematika kemudian diimplementasikan dalam sistem komputasi yaitu komputer,” paparnya.

Hukum alam ditulis dalam bahasa matematika, oleh karena itu kita bisa mendekati perilaku yang ada di alam, bagaimana gelombang laut merambat dan hal itu dapat dimodelkan di komputer. “Masalahnya banyak dan dapat bersumber dari berbagai sains yaitu dari ilmu hayati, kesehatan, fisika, kimia, ilmu bumi, antariksa, dan agronomi. Di Pusat riset komputasi berusaha melakukan riset dalam pemodelan komputasi ataupun metode dan kita mengaplikasikan di sistem komputasi,” jelasnya.

Sebagai Informasi Kelompok Riset di pusris komputasi terbagi berdasarkan program riset yang dihadapi dengan metode pemodelan diantaranya Bioinformatika dan Komputasi untuk Hayati dan Kesehatan, Astronomi Komputasional, Kimia Komputasional, Komputasi Dinamika Fluida, Pemodelan dan Simulasi, Komputasi Pengetahuan, dan Komputasi Berkinerja Tinggi.

High Performance Computing (komputasi berkinerja tinggi) di BRIN saat ini berupa kluster komputer yang tersebar di berbagai tempat memiliki skala kecil (tera/giga scale). Kedepan, HPC BRIN diharapkan dengan konsolidasi sumber daya memiliki skala Peta FLOPS,” tutur Rifki.

Selain itu Kepala Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN, Esa Prakasa menerangkan bahwa secara umum mempunyai tugas pengelolaan dan pemanfaatan data dari berbagai jenis dan tipe serta diupayakan data yang berukuran besar. “Ketersediaan data saat ini dapat dianggap nilai strategis yang cukup tinggi sehingga dari data yang ada seperti keaneragaman biodiversitas Indonesia yang kaya dan populasi yang tinggi akan menghasilkan banyak data yang dapat dikelola dan dianalisis dengan baik,” ujarnya.

“Kami sangat terbuka untuk Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Saat ini kami sedang melakukan kerja sama dengan berbagai kampus di Indonesia. Sebagian besar sangat membantu kegiatan riset di BRIN dan ada beberapa yang langsung publikasi dan mengikuti konferensi internasional,” pungkas Esa.

Pada akhir kegiatan dilakukan diskusi interaktif antara para narasumber dan kadet UNHAN, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Laboratorium High Performance Computing (HPC) dan Laboratorium In Vitro Diagnostic (IVD). Kolaborasi yang baik dan kerja sama antara kedua belah pihak semoga dapat terus terbina secara kontinyu demi kemajuan bangsa. (yl ed. sl)

Sebarkan